Pertarungan Dua Laskar di Pekan Ke-11 – Pertandingan antara Malut United dan Persijap Jepara pada Senin, 3 November 2025, menjadi spaceman salah satu laga paling menarik di pekan ke-11 BRI Super League. Dua tim dengan julukan khas daerah masing-masing, Laskar Kie Raha dari Maluku Utara dan Laskar Kalinyamat dari Jepara, saling beradu strategi dan kekuatan demi meraih poin penuh.

Malut United datang sebagai tim tamu dengan modal kepercayaan diri tinggi, sementara Persijap bertekad bangkit dari tren negatif. Namun, hasil akhir menunjukkan bahwa tim tamu lebih siap dan lebih tajam dalam mengeksekusi peluang.

Jalannya Pertandingan: Efisiensi Malut United Jadi Kunci

Laga dimulai dengan intensitas tinggi. Persijap Jepara mencoba menguasai permainan sejak menit awal, mengandalkan kecepatan sayap dan pressing tinggi. Namun, Malut United tampil disiplin dan sabar dalam membangun serangan balik.

Gol pertama tercipta di menit ke-38 melalui aksi Gustavo Franca. Memanfaatkan umpan matang dari Tyronne, Franca yang memiliki postur tinggi berhasil menanduk bola ke sudut gawang tanpa bisa dihalau kiper Persijap.

Persijap sempat membalas lewat penalti Carlos Franca di menit ke-67, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Namun, Malut United kembali unggul lewat titik putih di menit ke-78. David da Silva dengan tenang mengeksekusi penalti dan membawa tim tamu unggul 2-1 hingga peluit akhir berbunyi.

Statistik Pertandingan

  • Penguasaan bola: Persijap 54% – Malut United 46%
  • Tembakan ke gawang: Persijap 6 – Malut United 5
  • Peluang emas: Persijap 3 – Malut United 4
  • Kartu kuning: Persijap 2 – Malut United 1
  • Skor akhir: Persijap 1 – Malut United 2

Statistik menunjukkan bahwa meski Persijap lebih dominan dalam penguasaan bola, Malut United lebih efisien dalam menciptakan peluang dan memanfaatkannya.

Kunci Kemenangan Malut United

1. Kedisiplinan Taktis

Malut United tampil dengan blok pertahanan yang rapat dan transisi cepat. Mereka tidak terpancing untuk bermain terbuka, melainkan fokus pada efektivitas serangan balik.

2. Eksekusi Bola Mati

Dua gol Malut United berasal dari situasi bola mati, menunjukkan bahwa mereka mempersiapkan skenario tersebut dengan baik.

3. Ketenangan di Momen Krusial

David da Silva menunjukkan ketenangan luar biasa saat mengeksekusi penalti di menit ke-78, di tengah tekanan suporter tuan rumah.

Dampak Kemenangan terhadap Klasemen

Kemenangan ini membawa Malut United naik ke posisi ke-3 klasemen sementara BRI Super League dengan 20 poin dari 10 pertandingan. Sementara itu, Persijap Jepara semakin terpuruk di papan bawah dan mendekati zona degradasi.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Pelatih Malut United memuji kerja keras tim dan menyebut kemenangan ini sebagai hasil dari disiplin dan fokus. Sementara itu, pelatih Persijap mengakui bahwa timnya kehilangan momentum setelah gol pertama dan gagal menjaga konsistensi permainan.

David da Silva, pencetak gol kemenangan, menyatakan bahwa timnya bermain dengan hati dan semangat tinggi untuk membawa pulang tiga poin.

Kesimpulan: Malut United Tunjukkan Mental Juara

Kemenangan atas Persijap Jepara bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang mentalitas dan kesiapan Malut United dalam menghadapi tekanan. Laskar Kie Raha menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan dalam persaingan papan atas BRI Super League musim ini.

Dengan performa yang terus meningkat dan strategi yang matang, Malut United berpotensi menjadi salah satu penantang serius gelar juara. Sementara itu, Persijap harus segera berbenah jika tidak ingin terjebak di zona degradasi.